on . Hits: 26

Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, M. Syarifuddin secara resmi meluncurkan aplikasi E-BIMA (Electronic Budgeting Implementation Monitoring and Accountability) pada Senin, 11 Oktober 2021 di Hotel Holiday Inn, Jakarta. E-BIMA suatu sistem yang dibangun sebagai sarana bantu melakukan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan negara, keuangan perkara, dan uang titipan pihak ketiga, sehingga dapat memudahkan para pimpinan satuan kerja melakukan pengawasan dan monitoring secara akurat (valid) dan real time.

11102021 Launching E bima 2

Acara peluncuran aplikasi E-BIMA ini dihadiri langsung oleh seluruh pimpinan MA; Sekretaris MA, Hasbi Hasan; pejabat eselon; para hakim agung; secara luring, sementara itu Ketua Pengadilan Agama Sawahlunto Bapak Firdaus SHI., MH, Wakil Ketua Bapak Muhammad Rais, S.Ag., M. Si, Panitera Bapak Fahmi S, SH dan Sekretaris Ibu Nurlaila, SEI mengikuti sesi Launching Aplikasi E-Bima secara daring di media center Pengadilan Agama Sawahlunto.

Ketua MA telah merasakan sendiri manfaat dari aplikasi E-BIMA ini saat pengawasan dan pemantauan secara online. “Melalui aplikasi E-BIMA ini, saya bisa memantau dan mengevaluasi progress pembangunan tersebut tanpa harus datang langsung ke lokasi,” kata Ketua MA.

Untuk itu, Ketua MA menginstrusikan kepada seluruh satuan kerja peradilan di Indonesia untuk dapat memanfaatkan aplikasi E-BIMA ini sebagai sarana pengawasan dan monitoring pelaksanaan anggaran serta pertanggungjawaban keuangan negara. “Saya berharap aplikasi ini dapat mendorong peningkatan kinerja dalam pengelolaan keuangan negara sekaligus memantapkan upaya terwujudnya modernisasi di MA dan badan peradilan di bawahnya.”              

11102021 Launching E bima 3

Untuk memudahkan pengelolaan, pemantauan, dan pelaporan keuangan, maka E-BIMA telah dibekali dengan 6 fitur utama, yaitu:

  1. Pagu alokasi anggaran yang menyajikan data mutakhir Pagu Anggaran Mahkamah Agung dan setiap satuan kerja di empat lingkungan peradilan;
  2. Realisasi DIPA yang menampilkan data realisasi anggaran secara berkala dan realtime;
  3. Realisasi PNBP guna memantau penerimaan dan realisasinya;
  4. Capaian kinerja seluruh satuan kerja dalam pengelolaan anggaran;
  5. Perbendaharaan yang mencakup data pertanggungjawaban UP secara berjenjang; dan
  6. Keuangan perkara yang memuat menu terkait kondisi rekapitulasi keuangan perkara.

Aplikasi E-BIMA merupakan hasil karya putra putri terbaik Mahkamah Agung. Aplikasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kepercayaan public kepada MA dan badan peradilan dibawahnya.

11102021 Launching E bima

Sementara itu Sekretaris MA Hasbi Hasan mengatakan saat ini di tengah teknologi yang tidak terbendung, pencatatan keuangan tidak cukup hanya dengan tepat, teratur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun, juga membutuhkan realtime dan terintegrasi serta kualitas dari pelaporan keuangan itu sendiri. Karena itu, diharapkan MA terus mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK dan hal ini terus ditingkatkan.    

Untuk mendukung itu, MA berkomitmen untuk menghadirkan inovasi sistem canggih yang secara berjenjang dapat dimonitoring, menganalisis, dan melakukan pengawasan atas keuangan di MA dan satuan kerja pengadilan di bawahnya. Sistem ini disebut E-BIMA,” katanya.       

­­­­­­­­

Add comment


Security code
Refresh

Fasilitas Publik

Banner Ucapan

Lokasi Kantor

Pengadilan Agama Sawahlunto@2020